Membangun Budaya Kerja bagi Milenial

Banyak yang bisa dilakukan sebuah organisasi (perusahaan) untuk mengelola keragaman karyawan yang terdiri dari 3 generasi yaitu: Gen Y (milenial), gen X, dan Baby Boomer.

Masa depan adalah milik milenial yang populasinya saat ini sudah mencapai 30-40 % karyawan dan akan bertambah terus.

Pak Moyne Perera yang memimpin pabrik pita benang elastis, Stretchline di Hongkong, China dan Indonesia sangat menyadari kehadiran generasi milenial ini. Ia mengatakan: "Kita harus membangun tempat kerja yang sistem dan budayanya yang menarik bagi milenial untuk "exist" dan mengembangkan komitmen serta kreatifitasnya"

Banyak yang telah dilakukannya mulai dari menerapkan konsep "mini company" untuk memberikan kemandirian dalam mengelola kinerja, sistem penilaian kinerja, budaya coaching hingga pada suasana lingkungan pabrik. Stretchline Indonesia baru saja menyelesaikan Graffiti Challenge untuk memberikan kesempatan para "seniman" Stretchline exist menampilkan karya mural mereka di dinding tembok yang mengelilingi pabriknya di Tangerang.

Eddi Sutanto
Managing Partner at Asture Solutions