Ketepatan menggunakan Inovasi di Perusahaan

Fail Fast Learn Fast merupakan penerapan PDCA (Plan Do Check Act) dengan siklus putar waktu sangat cepat sesuai dengan karakter era disruptif.

Organisasi berlomba melakukan eksperimen. Kesalahan menjadi bagian dari proses belajar. Kemahiran mendapatkan feedback dan pembelajaran dari sebuah kesalahan merupakan unsur penting dalam budaya berinovasi. Budaya ini hanya bisa tumbuh dengan kepemimpinan yang melebur (inclusive leadership). Kepemimpinan ini mengajak orang memahami permasalahan dan menetapkan prioritas lalu mengundang pemecahan sesuai talentanya. Musuh besar budaya inovasi adalah kebiasaan menyalahkan orang lain. Budaya ini akan mematikan semangat Fail Fast Learn Fast.

Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih A. Cahyono menerapkan "bad news first" dalam komunikasi dengan bawahan dan lalu bersama mencari jalan pemecahannya Wakil Presiden Direktur BCA, Armand W. Hartono, secara kreatif mendorong para milenial mengumpulkan masalah dengan papan CURCOL (Curhat Colongan). Pemimpin menghargai dan mendorong bawahan menemukan masalah. Masalah harus ditemukan sedini mungkin bukan disembunyikan. Solusi bisa datang dari siapa saja atau dicari bersama.

Eddi Sutanto
Managing Partner at Asture Solutions