Agile Mindset

Fail Fast Learn Fast berakar dari pola pikir agile (agile mindset) yang fokus pada kecepatan untuk memanjakan pelanggannya dengan produk atau jasa nya dan pada saat yang sama terus melakukan adaptasi dan inovasi sesuai dengan perubahan.

Pelayanan GOJEK atau TRAVELOKA pada saat awal masuk ke pasar sudah jauh berbeda dengan pelayanannya saat ini. Mereka tidak akan berhenti menambah fitur fitur baru yang inovatif untuk memanjakan pelanggan mereka.

Di belakang fitur fitur baru itu ada sejumlah tim yang bekerja secara mandiri dengan metoda-metoda “agile” untuk melakukan perbaikan proses atau membuat layangan yang baru. Pola pikir agile ini merupakan salah satu pilar budaya inovasi pada perusahaan perusahaan di industri aplikasi teknologi.

Banyak perusahaan industri non aplikasi teknologi yang mulai menerapkan pola pikir agile ini.

Masih banyak benturan-benturan yang harus diselaraskan dalam perusahaan non aplikasi teknologi. Yang pertama adalah benturan budaya yang berakar dari falsafah nilai, pola pikir dan gaya kepemimpinan yang ada sebelumnya. Salah satunya adalah “kerelaan” para pimpinan memberikan wewenang dan kepercayaan pada bawahan untuk bereksperimen mencari solusi.

Eddi Sutanto
Managing Partner at Asture Solutions